Posts

hujan, secangkir kopi dan kepergian senja

  Namanya Herlan Firman tetapi aku lebih suka memanggil namanya dengan sebutan Laans, dia seseorang yang special. Bukan. Seseorang yang aneh, menyebalkan, cerdas, memiliki suara yang enak bila didengar, tapi rumit. Aku enggak bilang suara dia bagus ya, cuma kalau dia sudah mulai bercerita aku mau terus mendengar suaranya. Atau mungkin sebenarnya suara dia memang bagus. Enggak. Biasa saja. Lupakan soal suaranya. Jangan sampai ada yang tahu soal suaranya, biar cuma aku saja yang tahu tentang hal itu. Aku enggak mau berbagi soal suaranya. Itu milikku. Enggak, itu kepemilkannya. Ya. Walaupun aku enggak mau berbagi keindahannya pada siapapun. Ini tahun kedua aku dengannya melewati bulan Oktober bersama, meski aku tahu sebentar lagi dia akan menghilang dan entah sampai kapan ia akan kembali, aku akan tetap ada di sini untuknya atau bisa jadi aku berubah pikiran. Selama dua tahun aku mengenalnya, tapi juga tidak mengenal keseluruhan tentangnya. Pemikirannya yang rumit, membuat aku kes...

tidakkah cinta diciptakan untuk sebuah kepemilikan

  Suatu hari, jika aku harus menikah dan bukan denganmu. Sementara cinta yang aku miliki sebatas aku dan kamu, aku akan membuat sebuah tatto dengan spidol hitam pekat yang sulit dihapus jika terkena air. Bila air mampu membuat namamu samar, akan aku buat ulang agar tetap terlihat jelas dan tegas, bahwa namamulah yang aku butuhkan meski kita tidak bisa bersama lagi. “hahaha, kamu bercanda. Memangnya kamu nggak sayang dengan kulitmu, ia akan menghitamkan bagian-bagian yang seharusnya tidak terkena tinta”, kamu tertawa sambil menggelengkan kepalamu. Aku serius, Adit. Aku tidak pernah sebercanda itu. Jika itu bersangkutan denganmu. Karena cintaku tidak pernah bercanda. Mungkin kalimatku barusan membuatmu tidak yakin dengan hal itu, tapi percayalah hanya itu yang bisa aku lakukan jika suatu hari nanti aku harus dengan terpaksa menikah dengan lelaki lain. Aku akan mengukir namamu di bagian dada, agar dia tahu bahwa malam pertama yang dia impikan tidak akan pernah terjadi. Dia akan me...

apa yang kau suka ?

"apa yang kau suka ?" wangi hujan itu menyebalkan! tidak seperti wangi parfume yang memberi banyak kehangatan wangi hujan hanya meninggalkan ruang kosong yang dingin bahkan hujanpun akan sangat marah jika mencium baunya sendiri bau yang tidak disukai 2 orang patah hati aku tidak. Karena aku tidak patah hati aku memberikan hatiku untuk mu terserah mau kau apakan itu urusan mu urusan ku sudah selesai, setelah tau pemilik rumah tidak mau menerimanya

apa yang bisa menarik perhatian mu (sebuah catatan)

  tidak ada yang perlu kau tahu. tidak ada yang perlu aku beri tahu. aku adalah orang yang paling rumit dari yang pernah aku kenal. sesimple itulah aku. jangan takut untuk mencintaiku, karena aku tidak mudah untuk dicintai namun mudah untuk dilupakan.

Berisik

  Sudah dua bulan. Ada suara orang yang sedang memahat kayu Setiap pukulannya berirama Ruang hampa memecah gemanya Berpadu dengan suara “ding dong” 12 kali. "Masih belum berhenti ?" Sayup mataku, menahan kesal. Tubuhku gelisah Sesuatu menggelitik di dalam perut Ada yang berbisik Rindu, katanya Tungu, cegahnya “BERISIK” Yang sudah patah untuk apa dipahat lagi ?